“LEMIGAS” Adakan FGD Tentang Potensi Pembangunan Kilang Mini di Kabupaten Seram, Banjar Timur Provinsi Maluku

Jumat, 24 Juni 2016     14:19:04     superadmin     Umum     1546x dilihat
Sebarkan:

“LEMIGAS” ADAKAN FGD TENTANG POTENSI PEMBANGUNAN KILANG MINI DI KABUPATEN SERAM, BANJAR TIMUR PROVINSI MALUKU

 

Focus Group Discussion berlangsung pada Kamis, (16/6/16) bertempat di Savoy Homann Bidakara Hotel, Bandung, membahas tentang potensi pembangunan kilang mini di Kabupaten Seram, Banjar Timur Provinsi Maluku. Acara tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan penelitian LEMIGAS pada tahun 2016 yaitu Visibility Study Kilang Mini Pulau Seram dengan judul penelitian besar “Pengembangan Kilang Mobile”. Umpan yang akan digunakan pada kilang mini di pulau Seram nantinya adalah Lube Oil Blending Plant.

 

Dihadiri oleh Kepala Dinas ESDM Provinsi Maluku, Kepala Dinas ESDM Seram Banjar Timur, Stakeholder Lapangan Minyak serta para undangan beserta narasumber terkait. Kepala Pusat PPTMGB “LEMIGAS” yang diwakili oleh Usman Pasarai selaku Kepala Bidang Program, memberikan sambutan dalam pembukaan FGD. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa Indonesia memiliki banyak lapangan-lapangan minyak marjinal yang pengembangannya belum bisa optimal karena tingginya biaya produksi dan transportasi. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM telah menyiasati hal tersebut dengan pembangunan kilang mini pada lokasi sumur. Saat ini, Direktorat Jenderal Migas telah membuat daftar beberapa lokasi yang potensial untuk pengembangan kilang mini. Paling tidak, saat ini ada delapan lokasi yang telah di petakan oleh Kementerian ESDM. Pertama di Sumatera Utara, Selat Panjang Malaka, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara dan Maluku. Diharapkan pengembangan Kilang Mini pada lapangan-lapangan marjinal tersebut dapat di kembangkan secara optimal dan berkelanjutan di daerah, hal tersebut dapat membantu daerah dalam penyediaan bahan bakar yang dibutuhkan, seperti pembangunan kilang mini di Seram bagian Timur dapat memenuhi bahan bakar di wilayah tersebut.

Diharapkan melalui FGD ini semua informasi terkait keperluan pembangunan kilang mini ini dapat didiskusikan dan dibahas sebagai masukan yang berarti, sehingga rencana tersebut dapat diimplementasikan dengan baik.(HS/DFD/ADM)

Tags: