KONVERTER KIT LPG UNTUK KAPAL NELAYAN

4_171542741
This will be some description under the media in header

“Konverter kit LPG hasil rancangan LEMIGAS dibuat sesederhana mungkin namun tetap memperhatikan keselamatan dan efisiensi bahan bakar sehingga harganya murah dan terjangkau oleh para nelayan.”

 

Alternatif Bahan Bakar untuk Perahu Nelayan

Kesuksesan pemerintah dalam program konversi energi bahan bakar minyak ke liquefied petroleum gas (LPG) pada 2009 silam berdampak pada kemudahan masyarakat mmperoleh bahan bakar gas tersebut. Selain harganya yang lebih murah, bahan bakar LPG jauh lebih ramah lingkungan, sebab emisi karbondioksida yang dikeluarkan dari sisa pembakaran jauh lebih sedikit dari bahan bakar lainnya seperti minyak tanah dan bensin.

 

Kemudahan memperoleh LPG kemasan 3 Kg yang dikenal masyarakat dengan gas melon ini dapat dimanfaatkan oleh sejumlah nelayan kecil unuk menggerakan perahu motor berkapasitas rendah. Namun saying, para nelayan tersebut tidak mempertimbangkan aspek keamanan dan efisiensi pemakaiannya.

 

Untuk itulah, para peneliti LEMIGAS melakukan penelitian untuk membuat perangkat alat konversi energi untuk mengganti bahan bakar bensin menjadi gas. Alat konversi tersebut dirancang sesederhana mungkin sehingga harganya murah dan terjangkau namun tetap memperhatikan keselamatan dan efisiensi. Hasil penelitian ini terciptalah konverter yang dapat dimanfaatkan oleh para nelayan untuk menjalankan perahu dengan bahan bakar LPG secara aman dan efisien.

 

Alat konversi LPG hasil rancangan LEMIGAS telah diujicobakan di sejumlah daerah seperti Bali, Semarang dan Jawa Barat. Namun, para peneliti menggaris bawahi, konverter LPG ini ditujukan untuk para nelayan kecil, karena menggunakan tabung LPG 3 Kg yang masih disubsidi. Biasanya, untuk perahu dibawah 5 GT (gros-ton) yang menggunakan motor temple berkapasitas 165-200 cc.

 

Dalam penelitian ini, digunakan motor temple yang diperoleh dari pabrik langsung. Selain aspek keamanan yang menjadi dasar pertimbangan, para peneliti LEMIGAS juga menyimpulkan, pengguna konverter ini juga menghasilkan penggunaan gas yang lebih hemat dan mudah digunakan.

 

 

Hasil Penelitian

Para peneliti berharap ke depan, pemerintah dapat memfasilitasi dalam hal infrastruktur. Sebab, jika para nelayan kecil lebih memilih gas LPG untuk mengoperasikan motor tempelnya, kebutuhan LPG 3 Kg akan lebih meningkat. Selain itu, penggunaan gas subsidi ini akan lebih tepat sasaran dan mudah dalam pengawasan ketimbang bahan bakar minyak bersubsidi yang banyak salah sasaran.


USER LOGIN

Email :

AGENDA KEGIATAN